Penelitian

CALL FOR PARTNER 2018 – Publish What You Pay Indonesia

Publish What You Pay (PWYP) Indonesia merupakan koalisi masyarakat sipil untuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola sumber daya ekstraktif: migas, pertambangan mineral dan batubara, serta sumberdaya alam lainnya. PWYP Indonesia memiliki visi bagi terwujudnya tata kelola sumber daya ekstraktif di Indonesia yang transparan, akuntabel dan berpihak pada kepentingan nasional sehingga menjadi modal bagi kesejahteraan dan keadilan sosial. Ruang lingkup kerja PWYP Indonesia meliputi penelitian, advokasi kebijakan, kampanye publik, penguatan jaringan, pemberdayaan, serta pengembangan pengetahuan, inisiatif, pilot project, dan kolaborasi strategis

Menilik Efektifitas Pengelolaan Dana Bagi Hasil SDA terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Kutai Kartanegara

Penerimaan daerah dari Sumber Daya Alam (SDA) belum memberikan dampak optimal terhadap kesejahteraan masyarakat di Kutai Kartanegara. Kekayaan SDA yang melimpah dari sektor pertambangan baik migas maupun minerba, bukan menjadi nilai tambah bagi kesejahteraan, justru menyebabkan kemiskinan terutama di daerah-daerah sekitar tambang. Kukar merupakan kabupaten yang memiliki APBD terbesar di Indonesia. Sumber penerimaan APBD terbesar berasal dari DBH SDA mencapai 74% dari total penerimaan daerah. Artinya, APBD Kabupaten Kutai Kertanegara sangat tergantung dengan penerimaan DBH SDA. PWYP Indonesia menelaah fenomena

Workshop Peneliti Daerah untuk Riset Efektifitas DBH SDA dan Penanggulangan Kemiskinan

  Meningkatnya alokasi transfer anggaran dari pusat ke daerah seharusnya memberi dampak positif terhadap perbaikan tata kelola pembangunan daerah. Peningkatan alokasi anggaran ini sebagai dampak dari desentralisasi fiskal yang sudah diterapkan sejak satu dekade terakhir. Sayangnya, fakta menunjukkan desentralisasi fiskal belum berpengaruh signifikan bagi percepatan pembangunan daerah. Kendati beberapa daerah mampu mendorong pembangunan yang pesat, tetapi secara keseluruhan masih banyak persoalan pembangunan dalam implementasi desentralisasi fiskal ini, terutama terkait dengan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan. Wiko Saputra, Kepala Riset Kebijakan Ekonomi

FGD Desain Penelitian Pengaruh Efektifitas DBH–SDA terhadap Penanggulangan Kemiskinan

Publish What You Pay (PWYP) Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan desain penelitian bertema “Analisis Pengaruh Efektifitas Dana Bagi Hasil Sumber daya Alam (DBH SDA) Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia” pada (24/6) lalu. FGD itu menghadirkan panel ahli dan jaringan PWYP Indonesia untuk mendapatkan masukan atas desain penelitian yang dikembangkan oleh PWYP Indonesia. Penelitian ini sendiri dilatarbelakangi adanya persoalan klasik yaitu kemiskinan yang terus menjangkiti daerah kaya SDA. Kondisi tersebut lebih dikenal dengan “kutukan SDA”. Artinya, dampak SDA yang